adios, amigos




"Aku berangkat dulu, ya,"

ia bawa koper merah super besarnya itu, 
koper yang ia bawa saat pertama kali 
datang ke sini, ke kota ini.
biasanya tidak pernah ia bawa si merah ini 
ke mana-mana, kecuali akan pergi lama.

"Lama, ya?"
"Perjalanannya? He-eh, sekitar 7-8 jam,"
bukan itu, bodoh
"Lama, ya?"
"Iya, lumayan, kayak muter 120 lagu nonstop,"
lalu, aku, harus putar berapa lagu 
selama kamu pergi?
seribu? sepuluh ribu? 

"Di sana berapa lama?"
"Belum tau, liat dulu,"
belum tau, tapi kamu sudah bawa 
koper merah itu
"Yang penting balik ke sini,"
"Yaaa nanti balik pas kamu udah hampir 
lupa sama aku. Biar nggak lupa!" 

jangan. jangan seperti itu.
kalau seperti itu caranya, 
kamu nggak akan pernah kembali.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan di Februari

haircut

Library